~~ MENGAMBANG RINDUKU~~

Bimo Syackti

Jika bintang bintang sudah tidak dapat menemani

Biarlah kunikmati kesunyian ini Jika syair dan puisi sudah tak dapat lagi mewakili perasaan ini

Biarlah kunikmati kehampaan ini Mungkin air mata yang tulus akan bermakna

Dari pada tawa penuh dustaSemoga kerinduan ini akan segera berakhir

Seiring kudapatkan kerinduan yang baru yang lebih bermakna dan dapat membuatku bahagia

Tapi air mata bukanlah hujan yang membasahi kelopak mata membiarkanku menyeka embun dipipiku yang samar

Tapi jiwa bukanlah gemuruh yang memetik dawai di jemari yang kekar

Membiarkan tanganku dan tanganmu bertelungkup dalam getar

Tapi rindu bukanlah angin yang datang dan pergi

Tanpa mampu tuk mengejarnya

Semilir angin membelai jiwa tercium aroma nun jauh di sana adakah sama yang kau rasakan di sana

Aku teringat akan dirimu saja Bayang bayang rindu hiasi dalam beranda

Warna warna canda dan tawa Dirimu yang jauh di sana

Terngiang suara di telinga merdu membisikkan kata

Paenuhi ruang rindu di jiwa dirimu nun jauh di sana

Rindu padamu sungguh aku rasa di beranda hatiku

Hanya wajahmu saja yang selalu membayangiku

Sunyi malam tenggelam dalam cahaya rembulan

Langit langit aku mengambang dalam batas yang tak akan tercapai

Daun daun menggigil dekapan angin di musim gugur

Lagi lagi aku menggigil dalam hasrat tak tergapai

Jarak membungkus dalam bermil mil kesunyian

Tapi rindu membuat hati melekat denganmu

Lalu berbaring sambil terpaku kepala tengadah melihat lahit begitu kelabu

Dekatlah padaku dan dekaplah aku bulan berguling kedalam kelambu

Selalu ada syair untukmu semua kata untukmu

Menggambarkan debar bgaimana indahnya rindu Ingin kupanggil namamu senyum yang menjadi rahasia bibirku kupendam dalam jantungku

Tumbuh satu persatu menggetarkan sunyi

Bermekaran diantara jemari Sebagian terperangkap kedalam sajak Sebagian terlepas menjelma kepak kepak rencana

Jangan risaukan kata kata yang tak terucapkan

Biarkan menggenang dalam kolam ingatan Atau angin kan menyingkap rinduku

Yang tersembunyi di dedaunan Dan melepaskanya padamu dalam bentuk musim gugur yang indah,

by Harum Bunga Melati

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ana Erfina

istri ku yang tercinta

Olives' Diary

“Menulis dapat menghilangkan rasa sesak di dada. Pindah ke Pluto mampu menghilangkan semua rasa sesak di Bumi. Terus menulis sampai pesawat menuju Pluto itu datang”

Just Writing

sesuatu yang pakai hati pasti akan sampai ke hati..

KANDAS TANPA BEKAS

Syair dan Puisi Karya Bimo Syackti

Tanda Cinta Kita

Kartini Bt Lukman

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Kasihilah Makhluk Yang di Bumi, Niscaya Allah Yang Berada Di Atas langit Akan Mengasihimu

Kasihilah makhluk yang di bumi, semoga yang di langit mengasihimu

AngananTyas Blog

karena aku bukan anak raja, bukan pangeran berkuda, bukan pula dewa, maka akan kubingkai kata kata, hingga ku dikenang dunia

WO AI NI - ISLAM

Meniti jejak As-Salaf Ash-Shaleh

Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

PENGERTIAN & ARTI

Just another WordPress.com site

%d blogger menyukai ini: