Cahaya yang Hilang

Cahaya yang Hilang

 Keluh lidah ku tuk menanyakan cinta yang hilang

Kemana dia pergi dan menghilang tanpa ada pesan
Mencari di setiap malam yang bercahayakan sang lentera
Bertemankan risau dan kerinduan membara

Berlinang air mata setiap malam kelam dan sunyi
Hilang entah kemana pergi entah pada siapa
Tanpa ada pesan dan amaran yang ku terima
Sedih dalam dada sebak menahan asmara

Aku yang kehilangan akan sebuah pelita hati
Sang penyinar di setiap malam malam gelap ku
Kiniku hanya bertemankan lentera kecil bercahayakan pijar
Lirih suara rintihan ku tak terdengar indra mu

Aku yang kehilangan secuil harapan
Kini hanya nestafa dan lara yang menerpa
Wahai sang pemilik cahaya dimanakah kini
Duhai yang kutitip kan asa dan rasa kapan kau kembali

Aku tak berdaya menyusuri derita
Aku tak kuasa menahan rindu ini
Kembalilah terangi malam-malam ku
Hangatkan lah suasana sunyiku

Hatiku luluh dan beku tanpa rasa hangat oleh canda mu
Air mata ku mulai mengering terkikiskan tangisan
Terkapar menahan badai kerinduan slalu melada
Bagaikan rakit ditengah lautan terhempas ombak

Wahai sang pemilik cahaya tak ibakah akan diriku
Yang kegelapan dikesunyian malam yang panjang
Terangilah dan hangatkan suasana malam ku
Kembalilah kembali pada ku dan aku menunggu

Sampai kau datang kembali dan tak akan ku lepas lagi
Kan kujaga kehangatan cahayamu
Dan ku berharap engkau tak lupa akan diriku
Aku yang mengharapkan mu kembali

Aku memantikan mu di sa’at engkau kembali
Cahaya pelita ku datanglah kembali menyinari jiwa ku
Bersemayamlah dan jangan engkau pergi kembali
Sampai aku menutup mata hingga nyawa lepas dari raga

Malaysia,Senin 30 April 2012
By.Bimo Syackti

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ana Erfina

istri ku yang tercinta

Olives' Diary

“Menulis dapat menghilangkan rasa sesak di dada. Pindah ke Pluto mampu menghilangkan semua rasa sesak di Bumi. Terus menulis sampai pesawat menuju Pluto itu datang”

Just Writing

sesuatu yang pakai hati pasti akan sampai ke hati..

KANDAS TANPA BEKAS

Syair dan Puisi Karya Bimo Syackti

Tanda Cinta Kita

Kartini Bt Lukman

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Kasihilah Makhluk Yang di Bumi, Niscaya Allah Yang Berada Di Atas langit Akan Mengasihimu

Kasihilah makhluk yang di bumi, semoga yang di langit mengasihimu

AngananTyas Blog

karena aku bukan anak raja, bukan pangeran berkuda, bukan pula dewa, maka akan kubingkai kata kata, hingga ku dikenang dunia

WO AI NI - ISLAM

Meniti jejak As-Salaf Ash-Shaleh

Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

PENGERTIAN & ARTI

Just another WordPress.com site

%d blogger menyukai ini: