Janur Kuning

 Janur Kuning 

Jangan kau tanamkan aku penderitaan
Jangan kau tumbuhkan hati dengan kelukaan
Janji manis mu masih melekat di ingatan
Janji mu manis bagai manisnya madu namun ampedu kurasakan

Kau sebarkan semua undangan
Kau tuliskan akad pernikahan
Kau tanamkan janur kuning di depan
Kau tanamkan pada diri ku kelukaan

Ku sadari ini semua yang kau lakukan
Ku hanya bisa menangis penuh penyesalan
Ku terima semua ini adalah suratan
Ku tak tahu apa yang harus ku lakukan

Surat undangan mu di hari pernikahan
Sudah tersebar di setiap pedesaan
Sungguh ku tak mampu hadir di persandingan
Sungguh ku tak menduga yang kau lakukan

Ku berikan kau madu yang termanis di setiap madu
Ku usap air mata mu disa’at kau menangis pilu
Kenapa kau berikan aku segelas susu bercampur ampedu
Kau sungguh tega semua ini kau lakukan padaku

Tak sanggup ku menyaksikan pesta pernikahan
Tak mampu mata ku melihat kau duduk di pelaminan
Tak mungkin aku tak mungkin tuk menyaksikan
Tak tahan hati ku kini penuh kelukaan

Harus bagai mana lagi ini semua sudah berjalan
Hari pernikahan mu pun sudah kau tentukan
Hanya dapat ku terima walapun penuh kelukaan
Harus bagai mana lagi ini semua sudah suratan

Janur kuning pun sudah berdiri
Jangan kau sesali karna itu mau mu sendiri
Jangan lagi kau memikirkan tentang aku lagi
Jalan ku masih panjang tuk ku selusuri

Selamat menempuh hidup baru
Selamat membina cinta yang kau mau
Salam perpisahan dari ku untuk mu
Selesai cukup sampai di sini tentang cinta kau dan aku

Malaysia Minggu 15 Juli 2012
By Bimo Syackti

 Baca juja puisi Kerinduan  

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ana Erfina

istri ku yang tercinta

Olives' Diary

“Menulis dapat menghilangkan rasa sesak di dada. Pindah ke Pluto mampu menghilangkan semua rasa sesak di Bumi. Terus menulis sampai pesawat menuju Pluto itu datang”

Just Writing

sesuatu yang pakai hati pasti akan sampai ke hati..

KANDAS TANPA BEKAS

Syair dan Puisi Karya Bimo Syackti

Tanda Cinta Kita

Kartini Bt Lukman

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Kasihilah Makhluk Yang di Bumi, Niscaya Allah Yang Berada Di Atas langit Akan Mengasihimu

Kasihilah makhluk yang di bumi, semoga yang di langit mengasihimu

AngananTyas Blog

karena aku bukan anak raja, bukan pangeran berkuda, bukan pula dewa, maka akan kubingkai kata kata, hingga ku dikenang dunia

WO AI NI - ISLAM

Meniti jejak As-Salaf Ash-Shaleh

Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

PENGERTIAN & ARTI

Just another WordPress.com site

%d blogger menyukai ini: