Jangan Pergi

Jangan  Pergi

Sa’at Pertama ku bertatap mata
Sa’at itu hati ku bertapa gembira
Sa’at raut wajah mu terlihat di layar kaca
Sa’at itulah hati ku sedang berbunga

Hari itulah kebahagiaan ku yang berarti
Hati ini berkata apakah ini hanya mimpi
Hanya sekedar singgah dan akan pergi lagi
Hati ku kadang selalu bertanya sendiri

Akankah semua ini terjadi dengan pertemuan
Aku berharap bukan hanya dilayar kaca kita bertatapan
Aku ingin nyata dan dalam pertemuan
Agar hidup ku ini lengkap sudah tanpa keraguan

Ku ingin diri mu tetap hadir setiap hari ku
Ku ingin selalu memandang mu setiap waktu
Ku tak sanggup jika semua rasa ini berlalu
Kian lama semakin tak sanggup ku kehilangan mu

Walau hanya sesa’at wajah mu selalu membayangi ku
Warna warni yang berbunga senyuman mendekap dalam kalbu
Wahai wanita ku sungguh ku tak sanggup kehilangan mu
Wanita itu ialah kau yang selalu menemani hari hari ku

Jangan kau padamkan api yang sudah kau nyalakan
Jangan kau tutupi diri ini dengan kegelapan
Janganlah kau pergi karna aku akan kehilangan
Jagalah hati ini supaya diri ini tidak kesepian

Jalan kita masih indah untuk kita lalui
Jalani hidup kita bersama dengan pasti
Janganlah kau pergi untuk yang kedua kali
Jangan kau lepaskan aku lagi genggamlah dengan janji

Agar diri ku tak karam diluasnya selat malaka
Agar ku bisa berlayar kembali di selat sunda
Aku ingin kau selalu hadir walapun di dunia maya
Aku ingin kau tetap temani aku setiap masa

Seperti sa’at pertama kita bertatap mata
Seperti hari itu kau membuat ku gembira
Senantiasa kau hadir untuk yang kau puja
Setiap hari setiap waktu kita selalu bercanta

Kasih kini sayap sayap ku telah mengepakan ke angkasa
Kepakan sayapnya yang membawa ku terbang kesana
Ke dasar hati yang masih jauh di selat sunda
Kepakan sayapnya kini telah menjelma dalam jiwa

Berdendang bersama nada nada syuhdu syurgawi
Berdiri tegak selaksa batu karang di tepi pantai
Bulir bulir pepasiran yang selalu ku jejaki
Bebas melangkah bersama harapan kita selalu pasti

Megahnya dunia ini namun tak semegah asaku
Mahalnya intan permata tak semahal ingin ku
Memang kita masih belum bisa bersatu
Mungkin bukan sa’at ini tapi suatu waktu

Disa’at kita sudah di pertemukan
Disa’at itulah kita akan ada kebahagiaan
Dan aku akan tertidur dalam pangkuan
Damai terasa indah kian dalam peraduan

Ku ingin kau selalu ada untuk ku
Ku berhap kau selalu datang pada ku
Ku mau selamanya bukan hanya sementara berlaku
Kau yang mampu membuat ku menjadi layu

Tak tahukah kau sa’at aku tak ingin jauh dari mu
Tak terasakah oleh mu aku takut kehilangan mu
Takut dan takut rasa ini selalu membelenggu
Tak danggup rasanya diri ini jika kau pergi dari ku

Jika kau mau menjauhi aku
Jangan disaat aku takmampu
Jenuh aku menglawan rasa pilu
Jika kau mau tinggalkan aku tinggalkan saat ajal merenggut ku

Malaysia Kamis 19 Juli 2012

By Bimo Syackti

Baca Juga Puisi Aku yang bermimpi 

Satu Jempol Dari anda sangat berharga bagi Blog Puisi Ini

    • Anonim
    • Agustus 10th, 2013

    Siiip😉

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ana Erfina

istri ku yang tercinta

Olives' Diary

“Menulis dapat menghilangkan rasa sesak di dada. Pindah ke Pluto mampu menghilangkan semua rasa sesak di Bumi. Terus menulis sampai pesawat menuju Pluto itu datang”

Just Writing

sesuatu yang pakai hati pasti akan sampai ke hati..

KANDAS TANPA BEKAS

Syair dan Puisi Karya Bimo Syackti

Tanda Cinta Kita

Kartini Bt Lukman

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Kasihilah Makhluk Yang di Bumi, Niscaya Allah Yang Berada Di Atas langit Akan Mengasihimu

Kasihilah makhluk yang di bumi, semoga yang di langit mengasihimu

AngananTyas Blog

karena aku bukan anak raja, bukan pangeran berkuda, bukan pula dewa, maka akan kubingkai kata kata, hingga ku dikenang dunia

WO AI NI - ISLAM

Meniti jejak As-Salaf Ash-Shaleh

Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

PENGERTIAN & ARTI

Just another WordPress.com site

%d blogger menyukai ini: