Catatan Untuk Mu

 Catatan untuk mu 

Sayank di siang ini ku coba rangkai kata-kata

Seakan akan diri ini pandai selaksa pujangga

Selalu igin menulis keindahan kata bak mutiara

Sehalus perasaan yang menorah sebaknya dada

            Sayank tak taukah diri mu apa yang ku rasa sa’at ini

            Sedih selalu menghampiri setiap hari tiada henti

            Seraut wajah mu yang selalu terbayang dalam benak ini

            Sebak terasa mendekam dan merobek ke penjuru hati

Lihatlah sayank aku disini letih dan layu

Letih berpijak di atas tanah melayu

Layu karna kau tiada disisi ku

Lama nian kita berpisah membuat hidup ku jemu

            Ku tak sanggup lagi menjalani kesendirian ku

            Ku hanya bisa bertahan dalam melintasi waktu

            Ku tak tahu sampai kapan ku mampu

            Keteguhan ku semakin rapuh tanpa ada diri mu

Yank tidak terasakah apa yang kurasakan

Yank setiap hari diselimuti kerinduan

Yank setiap malam bertemankan kehampaan

Yank hati ini layu selaksa kapas tersiram hujan

            Entah sampai kapan aku harus begini

            Esok atau lusa ku tak tahu apa aku bisa berdiri

            Entah dimana penghujung dalam penantian ini

            Enggan juga berlalu kapan usai ku menanti

Sayank jika jiwa ini tak dapat lagi berdenyut

Seakan akan nyawa ini lepas di renggut maut

Sisi waktu yang sudah tak mengijinkan tuk bergelut

Selalu ku ingin memeluk mu walapun hanya sesa’at

            Agar diri ini tak sangsi akan kerinduan

            Agar kerinduan ini terbayarkan oleh pertemuan

            Agar sejuknya angin menghempaskan kerisauan

            Akankah kita bertemu kembali dalam kepastian

Yank aku merindukan mu setiap hari

Yank dimana diri mu taka ada menghampiri

Yank ku mau ingin ku kembali seperti dulu lagi

Yank selalu bersama sama setiap hari dan juga pagi

       Sayank aku merasa kehilangan

            Siang malam ku selalu bermimpikan

            Seindah panorama yang berhijauan

            Seluas samudra harapan dan impian

Ku ingin memeluk mu kembali

Selamanya hanya ingin dengan mu yang ku cintai

Dikaulah pelipur duka nan lara dalam hati

Dikaulah cahaya pelita dalam sanubari

           

Malaysia Rabu 26 juli 2012

By.Bimo Syackti

 Baca juga puisi Ku Ingin Kau Tahu  
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ana Erfina

istri ku yang tercinta

Olives' Diary

“Menulis dapat menghilangkan rasa sesak di dada. Pindah ke Pluto mampu menghilangkan semua rasa sesak di Bumi. Terus menulis sampai pesawat menuju Pluto itu datang”

Just Writing

sesuatu yang pakai hati pasti akan sampai ke hati..

KANDAS TANPA BEKAS

Syair dan Puisi Karya Bimo Syackti

Tanda Cinta Kita

Kartini Bt Lukman

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Kasihilah Makhluk Yang di Bumi, Niscaya Allah Yang Berada Di Atas langit Akan Mengasihimu

Kasihilah makhluk yang di bumi, semoga yang di langit mengasihimu

AngananTyas Blog

karena aku bukan anak raja, bukan pangeran berkuda, bukan pula dewa, maka akan kubingkai kata kata, hingga ku dikenang dunia

WO AI NI - ISLAM

Meniti jejak As-Salaf Ash-Shaleh

Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

PENGERTIAN & ARTI

Just another WordPress.com site

%d blogger menyukai ini: