Kelam

Kelam

Malam gelap mu terlihat begitu pekat
Tanpa di hiasi kemerlip bintang yang terlihat
Malam dingin mu meresap menembus kulit
Hingga suasana hati malam ini menjadi kalut
Menggigil tubuh ini berselimutkan tiupan sang bayu
Yang selalu menghempas ketenangngan jiwa yang kian layu
Malam jiwa ini bias terlihat begitu sayu
Pudar tak berwarna luntur di dalam kalbu
Malam resah hati ini menyusuri sekeping hati
Yang siap meretakan dindinya rongga hati ini
Yang siap menikam kepiluan diri
Retak hati ini mengoyak cinta yang penuh duri
Mengukir asmara yang masih jauh dari dasar hati  
Menyulam cinta yang seluas samudra
Ku berenang tak bertepi di pesisir selat sunda
Aku yang terhempas riuh gelombang karam di selat malaka
Kembali tak berdaya menatap tak kuasa
Asmara itu bagai riak ombak yang melambai kan tangan
Mengajak ku kembali bersama cinta yang tertinggal didasaran
Gemuruhnya ombak bagaikan teriak sang kekasih dari kejauhan
 Manangis pilu terdengar penuh kerinduan
Sayup hilang semakin memudar tak ber suara
Kini hanya hening yang kurasakan dalam dada
Bias tak berwarna luntur terbilas derasnya air mata
Hanya pilu resah yang semakin mebara
Hanya terdiam merenung diri setiap hari
Memikirkan Sekeping Hati Yang telah-lama Hilang dalam hati
Malam andai saja engkau tahu yang sedang ku alami
Mungkin malam ini aku tak meneteskan air mata di pipi
Air mata ini adalah air mata saksi
Yang menetes di setiap kerinduan mebelenggu diri
Yang tak mungkin kerinduan ini terobati
Malam kini hanyalah pudar tak berseri

Kamis 18 Oktober 2012
By.Bimo Syackti

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ana Erfina

istri ku yang tercinta

Olives' Diary

“Menulis dapat menghilangkan rasa sesak di dada. Pindah ke Pluto mampu menghilangkan semua rasa sesak di Bumi. Terus menulis sampai pesawat menuju Pluto itu datang”

Just Writing

sesuatu yang pakai hati pasti akan sampai ke hati..

KANDAS TANPA BEKAS

Syair dan Puisi Karya Bimo Syackti

Tanda Cinta Kita

Kartini Bt Lukman

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Kasihilah Makhluk Yang di Bumi, Niscaya Allah Yang Berada Di Atas langit Akan Mengasihimu

Kasihilah makhluk yang di bumi, semoga yang di langit mengasihimu

AngananTyas Blog

karena aku bukan anak raja, bukan pangeran berkuda, bukan pula dewa, maka akan kubingkai kata kata, hingga ku dikenang dunia

WO AI NI - ISLAM

Meniti jejak As-Salaf Ash-Shaleh

Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

PENGERTIAN & ARTI

Just another WordPress.com site

%d blogger menyukai ini: