ALHAMDULILLAH

 

ALHAMDULILLAH

ALHAMDULILLAH

Puji sukur pada MU ya Allah
Aku tadahkan kedua tangan ini dalam hati yang bersih
Aku sujud di bawah naungan MU yang pengasih
Seuntai kata tercipta Untuk MU yang pemurah
Mungkin ini jalan yang terbaik untuk ku di masa depan
Dari sekian hari yang pernah ku lewatkan
Hari ini hari yang begitu mengesankan
Hari ini begitu pahit untuk ku rasakan
Alhamdulillah ya Allah ya Tuhan ku
Mata ini masih bisa meneteskan air mata ku
Air mata ini mungkin saksi bisu
Atas diri ini yang masih di landa pilu
Ya Allah maafkan diri ini yang hina
Yang selalu merintih disaat rindu melanda
Disaat malam sepi dan gelap gulita
Aku selalu menghadap MU untuk meminta
Ya Allah hati ini masih terasa pilu
Mulut ini belum kering untuk mengatakan rindu
Lisan ini masih mampu menyatu
Untuk mewakili isi pikuran ku
Ya Allah jika ini kasih MU
Jika ini jalan terbiak untuk ku
Biarpun rasa sesak dalam dada masih memburu
Biarpun linangan air mata ini belum juga berlalu
Aku terima dengan setulus hati
Walapun ingin ku belum juga tercapai
Walapun rindu ini belum juga terlerai
Namun Ucap kata sukur Pada Illahi
Tetap ku panjatkan atas nikmatnya
Ya Allah Ya Tuhan ku yang kuasa
Walapun mata ini masih terus berkaca
Walapun hati ini masih sebak di dada
Kasih MU yang masih ku rasa
Kuasa MU yang masih ada
Masih terlihat oleh mata hati di dalam dada
Sukur Alhamdulillah aku masih bisa merasa
Ya Allah yang memiliki sifat kasih
Ku terima walapun diri ini masih jauh
Jauh untuk ku bertemu pada yang terkasih
Biar rasa rindu ini semakin membuncah
Tinggi bagaikan langit ke Tujuh
Akhir kata yang tak pernah hilang
Kisah hidup yang masih terbang
Hanya rindu untuknya seorang
Dia kekasih ku di negri sebrang

Malaysia Selasa 04 Desember 2012
By Bimo Syackti

 

SIMPANG JALAN

SIMPANG EMPAT SABAK BERNAM

SIMPANG JALAN

Pagi ini terasa dingin menusuk kulit ku
Setelah malam ku tak dapat memejamkan kedua mata ku
Hingga kini ku beranjak kesebuah jalan itu
Aku menunggu mu di simpang jalan yang berliku
Entah kenapa rasa hati ini tak sedap dirasa
Malampun ku habis kan untuk merenungnya
Memikirkan kekasih pujaan yang entah di mana
Detik ini ku bertekat yang membara di dalam dada
Aku ter duduk di trotoar jalan
Aku menunggu mu di sela sela keramayan
Agar aku dapat melihat sosok bayangan
Walapun itu hanya sekilas di penglihatan
Tak mengapa diri ini tak bertegur sapa
Tak mengapa ku hanya dapat melihat mu sekedip mata
Aku ingin melihat raut wajah mu sekali lagi saja
Walapun itu hanyalah sebatas bayangannya
Lampu merah kuning dan hijau
Yang menjadi saksi bisu
Yang menemaniku menanti dan menunggu
Ku tengok ke kanan dan kekiri tak jemu
Namun sosok wajah mu pun belum juga menjelma
Renyai sinar mentari sudah menyinari keatas kepala
Embun yang menetes kian menghilang terbakar cahaya
Hanya kaki ini terasa beku tanpa ada rasa
Biar diri ini terbakan dari panasnya mentari
Aku akan tetap menanti
Sampai ke dua mata ku tampak raut wajah yang alami
Dimana kamu dinda saat ini???
Setiap pagi ku menunggu mu di sini
Di persimpangan sabak bernam ini
Ku selalu menunggu setiap pagi
Di mana lagi diri ini menantikan mu
Sampai kapan diri ini di hantui pilu
Apakah mungkin TUHAN menghukum ku
Ataukah TUHAN sudah bosan dengan pengaduan ku
Kenapa ini semua nya berlaku
Apakah Aku salah TUHAN ku???
Sehingga diri ini merintih setiap waktu
Apakah aku tidak pantas untuk memohon Pada MU
Tuhan mata ini kering tiada air mata lagi
Tubuhku pun kurus kering tak berarti
Sungguh lelah diri ini seorang diri
Meniti hidup di tanah malaka ini
Aku bosan Tuhan
Tunjukanlah TUHAN tunjukan kepada ku
Keajaiban MU untuk ku bertemu
Harus dengan cara apa supaya diri ini kembali seperti dulu
Tunjukan kekuasaan MU
Berilah aku kepastian sekali lagi saja
Karna ku percaya ENGKAU yang kuasa
Mata ini sudah terasa
Pedih perih sampai meneteskan air mata

Malaysia Selasa 03 Desember 2012
By.Bimo Syackti

HANYA DIKAU ISTRI KU

HANYA DIKAU ISTRI KUHANYA DIKAU ISTRI KU

Bukan harta atau juga permata
Yang ku ingin kan hanyalah cinta
Bukan ucapan mesra yang ku puja
Tetapi ku memuja mu karna setia
Kokohnya tugu monas tak se kokoh kesetianya
Dikau yang mampu membuat diri ini terlena
Di buai oleh kasih dan sayang nya
Diri ini mampu terbangun dari mimpi dunia
Bukan bukan keindahan paras rupa
Yang selalu ku lihat dengan kedua mata
Tetapi kasih sayang mu sebagai Istri yang saleha
Dikau tunjukan kesetian mu dengan keiklasanya
Disaat diri ini sedang dilanda nestafa
Dikaulah yang selalu menghibur membuat ku tertawa
Dikau Istriku yang istimewa
Di setiap malam ku berdo,a
Agar kita selalu di berikan kerukunan selamanya
Dikau kasih ku dikau pula istri ku yang tercinta
Dikau juga bidadari ku yang turun dari syurga
Yang Allah berikan untuk ku di dunia
Dikaulah pendamping ku yang terakhir di dalam jiwa
Hanya dikau dan satu istri ku Ana Erfina
Setiap keindahan mu yang tampak oleh mata
Semuanya adalah anugrah yang terindah dari maka kuasa
Duhai istri ku Ana Erfina
Bukan masalah gadis atau juga janda
Bukan masalah muda ataupun tua
Aku menerima mu dengan tulus jiwa raga
Hanya satu permintaan ku yaitu cinta
Berikan aku cinta seperti Adam dan Hawa
Yang selalu terkenang cintanya sampai akhir masa
Duhai istri ku yang selalu ku cinta
Tanpa adanya dikau disisi ku malam ku hampa
Hanyalah sepi begitu pekat ku rasa
Tidur ku pun enggan lena
Hanya gelisah dan resah dalam dada
Semuanya itu hanyalah cinta dan kerinduan yang ada
Istriku Ana Erfina yang ku dimana pun berada
Mata ini hanyalah melihat sosok bayanganya
Ingatan ini hanya mampu mengingatnya
Sungguh dikaulah istri ku yang setia
Ini tangan ku untuk menggenggam erat cinta
Ini tubuh ku untuk menahan badai menerpa
Ini syair puisi sebagai luahan dalam dada
Yang selalu meringis manangis yang terasa
Istri ku dikaulah pengobat dalam hati ku yang melara

Malaysia Minggu 02 Desember 2012
By Bimo Syackti

MASIH SUNYI

MASIH SUNYI

 MASIH SUNYI

Malam ini begitu sunyi
Mencekam terasa sepi
Begitu juga dengan suasana hati
Bagai istana tak berpenghuni

Jika malam bertiraikan dingin
Ada insan yang sendirian
Menangis sedih menahan kerinduan

Hanya rindu yang berkepanjangan

Bagaikan cahaya lilin
Samar redup di kegelapan
Mengharap hati tiada penderitaan
Namun semua itu masih ku rasakan

Bila malam dingin mencekam
Hanya kaku kian membungkam
Ingin bibir mengucap kata salam
Ku rangkai puisi di gelapnya malam

Agar suasana hati yang sedang melara
Bisa ter kikis dengan goresan pena
Biar tetesan air mata
Bisa berganti menjadi permata

Malam dingin mu berselimutkan hujan
Dengan nyanyian sang bayu bergesek di dedaunan
Hanya rintik rintik dingin ku rasakan
Melambaikan aroma yang terasa kesunyian

Kesunyian ini begitu mengorek kerinduan
Yang sekian lama terpisahkan
Ku masih sendirian 
Ku masih terbelenggu kerinduan

Kapan dan kapan semua ini berakhir
Penantian dan kepastian masih ku kejar
Hanya ketabahan yang bisa ku ukir
Hanya bisa menelan dari tetesan air mata yang mengalir

Hanya rindu semuanya menjadi sunyi
Hanya sepi setiap malam ku selalu sendiri
Sunyiiii…………… sepiiiiiiiiiiiii…….
Kini Kau datang kembali………

Malaysia Sabtu 01 Desember 2012
By.Bimo Syackti

KARENA BAYANG MU

~~ KARENA BAYANG MU ~~

Saat embun pagi tersentuh waktu
Desiran angin hembuskan ragaku
Berjuta warna hempaskan hatiku
Rapuh lenyapkan anganku
Hingga aku telan setetes air mataku
Yang tak mampu hempaskan sedihku
Menyusup raga mengoyak ngoyak jiwaku
Hilangkan fikiran indah tentang diri mu
Dari sukmaku kutelan semua rinduku
Aku simpan disudut hatiku
Dan akan aku berikan hanya kepadamu
Sebagai penawar rinduku
Tetapi sapaan dan rinduku
Terbentang bersama aral yang terbaur oleh
keadaanku
Menjelma dan menjadi satu
Dalam kidung pagi yang syahdu
Tetapi sapaan dan rinduku
Terbentang bersama aral yang terbaur oleh
keadaanku
Menjelma dan menjadi satu
Dalam kidung pagi yang syahdu
Masih adakah lagu cinta yang merdu
Dan kemurnian cinta seperti kata mu
Aku jawab tak ada karena cinta mu
Hanyalah cinta yang semu
Itu kata mu yang pernah kau ucapkan pada ku
Ucapanmu yang runcing telah menggores hatiku
Dan menyayat nyayat seluruh jantung ku
Di sisa sisa cerita cinta hidupku
Duhai kasih penutup rindu ku inginku membisu
Membisu dan menghilangkan mu
Di suatu malam yang sarat dengan bayanganmu
Yang tersenyum seakan mengejekku
Yang tengah sendu dan pilu
Bayanganmu selalu mengejarku
Merayuku
Mencumbuku dalam bayangan semu
Dan bila rindumu telah sampai mempermainkan ku
Kau kembali campakkan aku
Seakan akan hatiku bahan permainan mu
Sudahlah duhai kasih bayangan mu
Akan aku bingkai di dalam ILLUSI
Rinduku untuk mu terbang tak ada lagi
Dan kutaburi dengan mawar yang penuh berduri
Biar kenangan manis kan ku kubur dalam lubang
Hati

Malaysia Kamis 29 November 2012
By.Bimo Syackti

PERBEDAAN

 

 

PERBEDAAN

Lupakan saja mimpi itu
Jangan kau simpan dalam benak mu
Karna mimpi itu hanyalah bunga tidur yang berlaku
Yang tak mungkin dapat bersatu
Ada perbedaah dalam kehidupan kita
Memang sungguh jauh berbeda
Kau dan aku bagai kan rembulan dan mentari di angkasa
Yang tak mungkin bergandengan untuk bercahaya
Memang ku akui itu yang namanya cinta
Yang pernah ku rasa yang ada di dalam dada
Tetapi pernahkah kita berfikir sekali saja
Tetang asmara yang kita bina bersama
Tak tersakah oleh mu
Setiap saat setiap waktu kita selalu bercumbu
Oleh perbedaan tingkah dan laku
Kita memang serupa bermimpikan harapan itu
Namun harapan itu hanyalah semu
Yang hanya indah terasa
Namun kenyataannya bayak luka
Kemesraan kita hanya bertahan seketika
Kita umpama mentari dan rembulan yang bercahaya
Tak mungkin bisa bersinar bersama
Jika kita paksakan bersama itu akan menjadi gerhana
Bukanya bercahaya namun akan gelap gulita
Betul atau tidak itu hanyalah pendapat ku saja
Yang ingin merengkuh kebahagiaan di suatu masa
Aku tak menyesali perkenalannya
Yang aku sesali kenapa kita berbeda
Cara melangkah untuk menuju cinta
Cara memahami tentang indahnya asmara
Sungguh jauh berbeda
Aku yang ada di selat malaka
Dan kau yang ada di selat sunda
Kita kembali saja pada realita
Kita jalani kehidupan kita seperti sedia kala
Saling mengenal dan saling bertegur sapa
Mungkin ini jalan yang terbaik untuk kita
Agar kita tidak meninggalkan luka
Yang lalu biarkan mengalir di telan masa
Kenangan indah yang pernah kita rasa
Biar bersemi bagai kembang sakura
Kau dan aku bukan lah satu tetapi dua
Hati mu hati ku tetap berbeda
Satu cinta dua rasa
Itulah perbedaan asmara kita

Malaysia Senin 19 November 2012
By Bimo Syackti

 

TERKIKIS OMBAK

TERKIKIS OMBAK

Bagaikan luasnya samudra
Rindu dan impian yang ada dalam dada
Semakin hari semakin surut kian sirna
Ombak kecil yang mengusik ketenangan jiwa
Semakin terasa membawa ku ke duania fana
Sejak rindu mengalir kedalam asa
Banyak sudah kata yang tertumpah kedalam pena
Yang sering kali mewakili penderitaan setiap masa
Resah pun datang di saat malam tiba
Menyelimuti jiwa ku yang masih menganga
Terbayang lamunan di saat ku terlena
Kerinduan ini mengusik selalu menjelma
Raut wajah yang begitu mempesona
Tersungging di pandangan mata
Sejuk seketika menenangkan jiwa
Saat angin laut meniup daun telinga
Riak omak pun yang mengikis perasaan
Membawa bayangan raut wajah mu kian sirna
Hanya suara camar yang bernyanyi merdu
Seakan akan menghibur hati ku yang sedang rindu
Camar pun terbang menjauh dari penglihatan ku
Meninggalkan jejak ditepian pantai itu
Ku rasakan gemercik obak yang menghampiri
Seakan akan berbisik tentang kerinduan ini
Namun semua itu hanya ilusi
Hanya perasaan yang selalu menggerogoti hati
Bagai batu karang yang terkikis
Oleh riak ombak yang begitu deras
Melebur ketegaran yang semakin tipis
Hanya sisa air mata yang semakin jelas
Aku ke hausan
Setitik rasa yang penuh kepastian
Pada bayangan yang ku sanjungkan
Pada akhir di sebuah penantian
Ingin ku berenang di luasnya samudra
Ingin ku lintasi riak ombak yang slalu menerpa
Namun semua itu tak mungkin bisa
Karna panantian ini masih terasa
Biarlah rasa rindu ini akan selalu ku jaga
Umpama riak ombak yang tiada henti
Kasih mu bagaikan pantai
Yang selalu setia menanti
Indah bagaikan karnya Bimo Syackti

Malaysia Sabtu 17 November 2012
By Bimo Syackti

Ana Erfina

istri ku yang tercinta

Olives' Diary

“Menulis dapat menghilangkan rasa sesak di dada. Pindah ke Pluto mampu menghilangkan semua rasa sesak di Bumi. Terus menulis sampai pesawat menuju Pluto itu datang”

Just Writing

sesuatu yang pakai hati pasti akan sampai ke hati..

KANDAS TANPA BEKAS

Syair dan Puisi Karya Bimo Syackti

Tanda Cinta Kita

Kartini Bt Lukman

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Kasihilah Makhluk Yang di Bumi, Niscaya Allah Yang Berada Di Atas langit Akan Mengasihimu

Kasihilah makhluk yang di bumi, semoga yang di langit mengasihimu

AngananTyas Blog

karena aku bukan anak raja, bukan pangeran berkuda, bukan pula dewa, maka akan kubingkai kata kata, hingga ku dikenang dunia

WO AI NI - ISLAM

Meniti jejak As-Salaf Ash-Shaleh

Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

PENGERTIAN & ARTI

Just another WordPress.com site

%d blogger menyukai ini: